“Dua pengalaman lucu yang saya alami sbb: 1). Ketika pertama ikut mustaqilli, kalau ada pelajaran yang harus dicatat dalam tulisan arab, saya mencatat tulisan arab tsb seperti melukis. Walaupun sudah kenal huruf arab, tetapi belum tahu kata-2 arab, sehingga ketika harus merangkai huruf arab menjadi satu suku kata, saya lakukan seperti melukis. Saya lakukan dengan hati-2, tetapi bolak balik saya tip ex karena salah terus. Alhamdulillah sekarang sudah lancar. 2). Beberapa tahun sebelum ikut mustaqilli saya membeli kamus Arab, ingin belajar sendiri. Tetapi sampai dirumah nggak bisa menggunakannya. Saya mencari kata “alhamdulillah” di huruf “alif” ( ا )…saya bolak balik berkali-kali nggak ketemu. Ternyata penggunaan kamus Arab tidak seperti kamus Inggris. Setelah ikut mustaqilli baru tahu bahwa mencari kata “alhamdulillah” bukan di huruf “alif” tetapi di huruf kh (ح) dari kata حمد dan sekarang sudah lancar menggunakan kamus Arab.”

×

Powered by WhatsApp Chat

× WhatsApp