Sekilas Mustaqilli dan Arabic Camp

Sekilas Mustaqilli dan Arabic Camp
Kang Ulum
ARABIC CAMP (1)

Sekilas Mustaqilli dan Arabic Camp

Oleh. Agustiar Nur Akbar

Sejak awal lahirnya Mustaqilli di tangan KH Agus Sohib Khairani SAg, Lc. Mustaqilli mempunyai tujuan untuk membumikan bahasa Arab. Indonesia dengan mayoritas penduduknya beragama Islam. Dimana bahasa Arab adalah bahasa syariat Islam. Maka seyogianya masyarakat Indonesia familiar dan mampu memahami bahasa Arab.

Setidaknya ketika sholat dan berdoa, umat Islam dapat memahami dan menghayati apanyg dibacanya. Sayangnya, faktanya tidak demikian. Ditambah ternyata banyak lembaga dan institusi bernafaskan Islam, bernuansa Islam, berlabel Islam. Belum mampu secara maksimal melahirkan generasi yg memahami bahasa Arab. Ini yg membuat KH Agus Sohib gelisah dan tergerak untuk memghadirkan solusi dari problematika yang ada.

Sejak awal Mustaqilli bergerak secara reguler dalam bentuk kursus bahasa dan bersinergi dengan lembaga – lembaga serta institusi pendidikan. Ditengah perjalanan dengan animo dan antusias masysrakat yang besar. Untuk menjangkau mereka yang terkendala waktu dan tempat. Maka lahirnya program Kafilah. Dimana para asatidz / tutor Mustaqilli menjemput bola, mendatangi kelompok kelompok belajar dari mukai majleis takkim sampai perkantoran.

Berjalannya waktu, ketika trend ‘back to syariah’ meningkat. Respon terhadap bahasa Arab pun meningkat. Untuk memenuhi kebutuhan masyarskat yang ingin percepatan dalam mempelajari bahasa Arab nsmun terkendala waktu. Maka lahirnya Arabic Camp Mustaqilli di Bogor.

Pesertanya bukan saja dari Indonesia, juga dari negara tetangga, bahkan beberspa kali ada peserta dari Barat dan Eropa.

Ternyata keinginan yang tinggai dalam mempelajari bahasa Arab jiga datang dari lembaga pendidikan, seperti sekolah sekolah. Mereka mengingunkanercepatan dalam membentuk ‘bi-ah lughowiah’ ( language habit and environment ) di lembaga pendidikan mereka.

Seperti SMP IT Darus Salam – Sangatta, Kaltim. Mereka berani mendobrak tradisi awal tahun dengan mengadakan ‘Mukhayyam l’Arabiyyah’ ( Arabic Camp ) untuk start awal, membangun ‘bi-ah lughowiah.

Kenapa mereka berani demikian ? Karena bahasa Arab adalah bahasa Alquran, Alhadis, sholat, doa dan syariat.

Jejak mereka pun diikuti oleh sekolah Arrahman di Banjarbaru, Kalsel. Dimana SMP dan SMA yg baru berdiri sekitar 4 tahun ini. Dengan infrastruktur yang masih dalam tahap proses pembangunan.

Mereka berani tampil beda, mendobrak tradisi, dengan bersinergi bersama Mustaqilli. Mengadakan Arabjc Camp selama sebulan penuh. Tujuannya, ingin memberikan yang terbaik bagi generasi Arrahman, melahirkan generasi generasi muslim terbaik, generasi muslim paripurna. Bahasa Arab adalah kunci untuk membuka pintu “‘ulumu as syari’ah” ( ilmu ilmu syariat ). Bahasa Arab juga bahasa para penduduk surga.

Arabic Camp diformat sedemikian rupa dengan capaian target peserta didik dapat menguasai bahasa Arab sesuai dengan tahapan tahapannya. Juga disesuaikan dengan usia peserta didik.

Arabic Camp diramu dari perpaduan metode pembelajaran klasik dan modern yang terfomulasikan dalam metode Mustaqilli dengan ‘ice breaking’ yang seru dan inovatif. Sehingga Arabic Camp mempunyai nuansa tersendiri. Bukan itu saja, dalam program ini memghadirkan ‘ahlu lughoh’ ( native speaker ) langsung. Sehingga peserta didik bisa merasakan ‘dzauqu l’arabiy’ ( cita rasa bahasa Arab ) secara langsung.

Mustaqilli….
Mumtaz, mumtaz, mumtaz, excellent, Allahu Akbar…

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

WhatsApp chat