Kanwil Kemenag Lampung Gelar Pelatihan Metode Mustaqilli

Kanwil Kemenag Lampung Gelar Pelatihan Metode Mustaqilli
Kang Ulum
Kanwil Kemenag Lampung Gelar Pelatihan Metode Mustaqilli

Lampung(Pinmas)–Kantor Wilayah Kementrian Agama (Kanwil Kemenag) Propinsi Lampung menggelar Pelatihan Bahasa Arab selama tiga hari, 21-23 Desember 2011, dibuka Kabag TU Kantor Kanwil Kemenag Lampung Drs Suhaili MAg.

“Saya pikir, pelatihan ini harus dilakukan karena Bahasa Arab ini selain untuk berkomunikasi, juga untuk mendalami pemahaman ilmu agama. Bagaimana kita bisa menciptakan anak bangsa Indonesia menjadi masyarakat yang beriman dan bertakwa, kalau tidak memahami dan mengerti Bahasa Arab,” tandas Suhaili kepada wartawan usai membuka pelatihan Rabu (21/12) malam.

Bahasa Arab merupakan wasilah (perantara) untuk memahami kajian-kajian agama yang mendalam. Yang menarik, sambung alumni Pondok Modern Gontor Jawa Timur ini, pelatihan Bahasa Arab kali ini memperkenalkan Metode Mustaqilli sebuah metode pengajaran Bahasa Arab yang memadukan metode tradisional dan modern.

Kanwil Kemenag Lampung Gelar Pelatihan Metode Mustaqilli 1

Kanwil Kemenag Lampung Gelar Pelatihan Metode Mustaqilli 1

 

“Menurut saya, Metode Mustaqilli ini sangat bagus untuk dikembangkan. Selama ini pengajaran Bahasa Arab belum sukses. Selama 12 tahun seorang siswa belajar Bahasa Arab, mulai dari Ibtidaiyah, Tsanawiyah hingga Madrasah Aliyah, tapi kemampuannya berbahasa Arab tidak bagus. Kurang cakap berkomunikasi apalagi insya (mengarang),” ungkap Suhaili.

Ia berharap Metode Mustaqilli bisa diajarkan secara nasional di berbagai wilayah Indonesia. “Saya harapkan kalau bisa bukan hanya Lampung saja, tapi nasional. Kalau sampai nasional, akan lebih cepat lagi Metode Mustaqilli ini berkembang,” paparnya menambahkan.

Kepala Kanwil Kementrian Agama Propinsi Lampung Drs Abdurrahman MAg menjelaskan, dalam rangka mengenalkan metode baru pembelajaran Bahasa Arab dengan Metode Mustaqilli sekaligus pengajaran Al Qur`an, maka dilakukan pelatihan Metode Mustaqilli, sehingga dengan metode ini, output dari Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah bisa memahasa Bahasa Arab.

“Bahasa Arab itu sebagai kunci dasar untuk memahami Islam secara kaffah melalui Al Qur`an dan hadits,” jelas Abdurrahman kepada wartawan di kantornya Jumat (23/11).

Ustadz Achmad Sudrajat, salah seorang trainer Metode Mustaqilli mengungkapkan, penguasaan Bahasa Arab bagi umat Islam merupakan kebutuhan mutlak.(ant/es)

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*